Berita

Kejari Makassar Selamatkan Aset Negara 6 Hektar Lebih milik PIP Makassar

MAKASSAR, UPEKS.co.id— Atas kerja keras Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, aset negara yang sempat  dikuasai pihak ketiga kurang lebih 6 Hektar berhasil diselamatkan.

Aset negara dalam hal ini milik Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, merupakan pengembalian 15 aset milik  negara di Bilangan Biringkanaya yang sempat dikuasasi pihak ketiga.

Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Capt. Sukirnoberterimakasih atas kerja optimal Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Nurni Farahyanti dan Kepala Seksi Datun, Adnan Hamzah.

“Terimakasih kepada Pemerintah Kota Makassar, kepala Kepala Kejaksaan Negeri Makassar dan Kepala Seksi  Bidang Datun Kejari atas upaya seriusnya yang selama ini bersusah payah bekerja untuk mengembalikan aset ini,” ucapnya.

Menurutnya, aset yang sebelumnya sempat terbengkalai tersebut baru dapat disertifikatkan setelah pihak  Pemerintah Kota Makassar dan Kejaksaan Negeri Makassar turut andil.

“Dimana pada objek lahan seluas 6 hektar lebih tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk  kepentingan negara. Terlebih nantinya berdasarkan perencanaan, lahan tersebut sudah disiapkan untuk fasilitas  umum seperti jalan dan rel kereta api, ” ucapnya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Nurni Farahyanti mengatakan lahan negara yang  penguasaannya diserahkan ke Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar tersebut memang pada tahun 2011  sudah menjadi temuan BPK.

Hanya saja setelah Kejari mengambil alih melalui proses pendampingan hukum bidang Datun dan melakukan  identifikasi, ditemukan fakta bahwa administrasinya sudah selesai, negara sudah membayar tuntas dan warga  pemilik lahan sudah menerima ganti rugi dan dilengkapi dengan bukti.

Meski begitu lantaran sudah lama tertinggal, ada beberapa overleping sehingga pihaknya mulai mengidentifikasi  dan melakukan bersih-bersih.

“Nextnya 2020, PIP kita dorong ke BPN. Jadi, sudah didaftarkan dan kita juga berikan pernyataan bahwa negara  sudah tuntas, harusnya administrasi ini bukan jadi penghalang PIP untuk mendapatkan pengakuan haknya,” kata  Nurni.

Sementara Kepala Kantor Wilayah BPN Sulsel, Bambang Priyono mengaku sangat mengapresiasi kerja keras  semua pihak. Dengan penyerahan sertifikat tersebut diharapkan lahan nantinya dapat dimanfaatkan untuk  kepentingan publik.

Diketahui Kepala Kantor Wilayah BPN Sulsel, Bambang Priyono didampingi Kepala Kantor BPN Makassar Andi  Bakti, menyerahkan secara simbolis lima sertifikat atas bidang lahan milik negara tersebut ke Direktur PIP  Makassar, Capt. Sukirno.

Penyerahan sertifikat disaksikan Plt Walikota Makassar Prof Yusran, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Nurni  Farahyanti dan Kepala Seksi Datun, Adnan Hamzah.

Penyerah secara langsung alas hak kepemilikan aset lahan yang rencananya akan digunakan untuk  pembangunan sejumlah proyek nasional termasuk pembangunan rel kereta Api Makassar – Pare-pare.(Jay).