Berita

Launching Kecamatan Biringkanaya Sebagai Mitra Binaan Kejaksaan Negeri Makassar Dalam Mewujudkan Program Pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR -Launching Kecamatan Biringkanaya Sebagai Mitra Binaan Kejaksaan Negeri Makassar Dalam Mewujudkan Program Pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

Kepala Kejaksaan Negeri Makasar Andi Sundari mengatakan peresmian kecamatan biringkanayya sebagai mitra binaan Kajari Makassar, dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah kondisi pendemi Covid-19.

"Ini berdasarkan petunjuk dan arahan dari Pimpinan Kejaksaan Agung sebagai langkah mendukung pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)," katanya.

Menurut dia, pemerintah pusat melalui lembaga perbankan sedang menyiapkan dana bantuan bunga rendah bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebesar Rp35,2 triliun.

Olehnya itu, Kejari Makassar melakukan pendampingan agar pengelolaan dana UMKM ini tepat sasaran.

"Saat ini pihak kejaksaan melakukan pengumpulan data data dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah untuk medapatkan bantuan Modal usaha dari Perbankan. 10 UKM telah di rekomendasikan diajukan validasi dan verifikasi untuk mendapatkan bantuan. Hal ini di sambut baik oleh BRI dan BJB untuk bisa bekerja sama merealisasikan program ini," ujarnya

Ia menyebutkan setelah ini terlaksana dengan baik pihak kajari Makassar akan terus melakukan pendampingan sehingga dapat meminimalisir penyimpangan penyaluran Modal usaha tersebut.

"Kita terus memfasilitasi dan mendorong koperasi dan UKM untuk mendapat bantuan juga memberikan pengawasan, penyuluhan dan penerangan hukum sehingga dalam realisasi pelaksanaan tidak terjadi adanya mpenyimpangan," ujar Sundari.

Sementara itu PJ wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan saat ini Makassar sedang menghadapi dua kondisi darurat yang harus segera diselesaikan pertama yakni menjaga kesehatan masyatakat terhadap potensi penularan Covid 19 dan yang kedua adalah masalah ekonomi yang harus di selesaikan secara simultan.

"Momentum ini sangat tepat disamping melaksanakan penanganan wabah Covid 19 harus dibarengi langkah langkah strategis pemulihan ekonom.Kita harap stimulan perbaikan ekonomi bisa tepat sasaran sesuai regulasi yang ada," ujar Rudy.