“Ada terlibat anggota DPRD Makassar dan pejabat pemerintah,” kata Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar yang juga anggota Tim Terpadu Andi Alham kepada Sulselsatu.com usai menghadiri pencanangan program Kejaksaan Tinggi “Guru Jujur Sulsel Makmur” di lapangan Kejati Sulselbar, Selasa, (10/10/2017).

Hanya saja kata Alham pihaknya belum bisa melakukan penindakan dikarenakan proses verifikasi masih sementara berlangsung di Inspektorat.

“Kita tunggu dulu hasilnya dari Inspektorat. Kita sudah verifikasi dengan sampel yang kemarin di Balaikota. Tapi belum keseluruhan, kalau sudah rampung nanti sudah jelas mana yag masuk zona merah, kuning, dan hijau,” katanya.

“Tindak lanjutnya nanti ada ke pidana, ada yang ke perdata. Nanti kita lihat siapa yang terlibat,” kata Alham.

Sebelumnya dari data yang ada, sebanyak 491 aset Pemkot Makassar diketahui bermasalah. Ada pengalihan status aset negara yang seharusnya diperuntukkan sebagai sasum dan fasos belakangan diketahui ada oknum yang merubah aset menjadi fasilitas pribadi. (Habib Rahdar – sulselsatu.com)